Kamis, 22 Mei 2014

penilaian


Menilai dan merangkum sebuah kisah membutuhkan proses,tidak cukup dengan melihat dan mendengar,jika kita tidak berada dalam kisah nya, kita tak kan pernah mengerti dan merasakan.
Terkadang manusia merasa terlalu pintar mengambil sebuah penilaian dan ternyata itu SALAH.
Dan bagi dia yang mengalami hal yang sebenarnya memutuskan untuk diam dan tak lagi berbicara,membiarkan penilaian penilaian trus menghampirinya dan dia cukup tersenyum walau sebenarnya hatinya tengah terluka.

Kebenaran yang datang kadang tak sesuai dengan harapan,kadang pahit dan perih tapi itu adalah pelajaran hidup.Kita harus bisa menerima ketika orang berkata "salah dan aku kecewa" tanpa memikirkan apa yang kamu rasakan sebenarnya.Dan terkadang kamu merasa kecewa dengan seseorang tapi keadaan memaksamu untuk tetap diam dan cukup kau yang merasakan nya.

Dan ketika seseorang mulai diam itu karena dia sudah tak mau berdebat tuk membela dirinya,bukan karena dia salah atau kalah tetapi dia membiarkan mereka untuk bisa melihat dan merasakan siapa sebenarnya yang berada didepan nya.

Sesungguhnya jika kita peka dan bisa merasakan maka kita akan mengerti mengapa diam itu jalan yang terbaik disaat semua memojokan mu,karena kebenaran akan hadir dengan sendirinya.

Ada dua faktor mengapa seseorang tetap bertahan pada posisinya,
Itu karena dia memang ingin mempertahankannya
atau,
Karena dia takut kebusukannya terbongkar









Tidak ada komentar:

Posting Komentar